PAHLAWAN SOSIAL
Gambar permainan petak umpet sandal
Inspirasi, Beritajember.com – Sebagai manusia yang pernah merasakan masa kanak-kanak kita mungkin sudah tahu dan bahkan pernah merasakan dunia bermain seperti gambar diatas. pemainan tradisional yang mereka sebut dengan petak umpet sandal ini selalu menghadirkan gelak tawa dan tangisan bagi anak-anak. tawa dan tangis yang sudah menjadi hal yang lumrah bagi dunia anak karena tawa dan tangis itu selalu beriringan untuk menciptakan romantisme dunia mereka.
Bagi sebagian orang mungkin permainan tersebut hanyalah permainan yang biasa-biasa saja, permainan yang jauh dari kata sempurna karena hanya menggunakan bantuan sandal yang mereka pakai sehari-hari, permainan yang hanya sekedar mengisi hari-hari anak kecil yang masih belum mengerti hiruk pikuk kehidupan dunia yang sesungguhnya, namun tahukah kita bahwa permainan tersebut sebenarnya adalah permainan yang mengajarkan interaksi sosial sejak dini kepada mereka. kenapa begitu ? ya karena sejatinya manusia sebagai makhluk sosial saling memiliki ketergantungan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain dan permainan anak tersebut mengajarkan interaksi sosial dini bagi mereka dengan harus menghadirkan orang lain dalam permainannya. berbeda sekali dengan permainan anak zaman sekarang yang hanya bisa dilakukan sendirian dengan bantuan tekhnologi, dengan kata lain anak-anak yang bermain dengan hanya mengandalkan bantuan tekhnologi mereka sudah merelakan interaksi sosial dimasa kanak-kanak dirampas oleh kecanggihan tekhnologi yang sebenarnya hanya menjadikan mereka sebagai komoditas bagi perusahaan untuk meraih pundi-pundi rupiah sebanyak banyaknya.
Pakar anak Kak Seto menjelaskan Dunia anak-anak adalah dunia bermain, yaitu dunia yang penuh semangat apabila terkait dengan suasana yang menyenangkan. Jadi ketika orang tua ingin mengembangkan kecerdasan anak-anaknya maka bimbingan dan pendidikan yang akan diberikan kepada anak hendaknya selaras dengan hal yang menarik perhatian dan menyenangkan.(http://www.kompasiana.com/dwicahyo/mengenal-dunia-anak-bermain). pernyataan Kak Seto ini apabila kita kaitkan dengan interaksi sosial maka anak-anak sudah belajar ilmu sosial dengan senang hati dan bersemangat dalam permainan petak umpet sandal tersebut.
dalam tulisan ini penulis sengaja memberikan judul pahlawan sosial karena keterbatasan pengetahuan tentang siapa penemu permainan petak umpet sandal tersebut sehingga penulis beranggapan bahwa permainan itulah yang sebenarnya menjadi pahlawan yang telah mengajarkan interaksi sosial sejak dini kepada anak-anak dengan situasi yang sangat menyenangkan dalam kata lain disebut belajar sambil bermain.
Penulis : FR

Posting Komentar
Posting Komentar