PMMD : NASIONALISME KAUM SANTRI
Gunungsari-Beritajember.com- Kaum Muslim Indonesia memiliki cara tersendiri untuk mengungkap rasa cinta kepada Rasulnya Muhammad saw. Salah satunya adalah Gema Sholawat Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD) bersama anggota jamiyyah hadrah Miftahul Huda di Masjid AL-Falah desa Gunungsari kecamatan Umbulsari Jember.
PMMD yang dimotori oleh salah seorang Pemuda Mohammad Saiful Mengatakan jika sholawat dijadikan wadah untuk membangun sebuah kebersamaan ini dapat melahirkan sinergisitas kerukunan antar masyarakat.
Gema sholawat yang dihadiri oleh sahabat Ansar dari pengurus anak cabang Umbulsari, fatayat NU Gunugsari serta Muslimat NU Gunungsari ini dalam pelaksanaannya menanamkan nilai-nilai nasionalisme, pasalnya selain membaca sholawat kelompok jam’iyyah hadrag Miftahul Huda juga lantang menyanyikan lagu kebangsaan yaitu Indonesia Raya.
Saiful juga menghimbau agar masyarakat yang hadir selain rajin meningkatkan ibadah juga perlu meningkatkan nasionalisme dengan memahami makna dari persatuan bangsa dalam slogan Bhineka Tunggal Ika. “marilah kita tingkatkan semangat ibadah kita, perbanyak baca sholawat di samping kita harus tahu tentang ideologi Negara Indonesia sebagai negara Kesatuan, mari kita junjung tinggi Kebhinekaan” katanya.
Hal serupa juga dikatakan ketua PAC Ansar, sahabat M. Erfan yang menilai acara gema sholawat dalam bingkai nasionalisme cukup baik “Cukup baik mas, apalagi ini melibatkan pemuda cukup bagus menurut saya karena acara semacam ini juga turut serta membiasakan para pemuda untuk gemar bersolawat, dan lebih mencintai sholawat, karena di era sekarang yang sudah jaman canggih yang semua serba modern dan sudah banyak yang terkontaminasi pergaulan bebas, yang hanya cangkrukan di perempatan di warung yang tidak jelas gunanya lebih baik membaca sholawat, cuma mungkin karena cuaca pada waktu itu karena cuaca sehingga banyak yang gk bisa hadir apa lagi sholatannya diberi lagu-lagu kebangsaan, hal ini bagi saya seueau yang sangat luar biasa. Katanya.
Acara yang dihadiri oleh kelompok hadrah dari dusun Banjarsari, dusun Banjarejp, dusun Gununglincing Desa gunungsari dan desa Paleran sangat menunjukkan semangat yang berapi-api. Koordinataor jam’iyyah, Jadid mengatakan bahwa Peringatan yang sederhana namun khidmad, terselenggara bersama Majelis Sholawat Miftahul Huda yg notabene diisi oleh para santri pondok pesantren & remaja masjid se kecamatan Umbulsari. “Tidak peduli meski hujan turun cukup deras, Lantunan sholawat dibaca dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya turut mengiringi semnagat para pemuda dan masyarakat. katanya
Lanjut Jadid, “bagi saya ternyata, santri dan para pemuda membuktikan masih ada yg peduli dengan benteng pemikiran radikal, yaitu dekat dengan agama dan menumbuh-suburkan rasa nasionalisme, salah satunya dg menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di tengah-tengah merdunya bacaan sholawat. Pungkasnya
Penulis : SF
Editor :A'ank

Hey there, You've done an incredible job. I’ll certainly digg it and individually suggest to my friends. I am sure they will be benefited from this web site.
BalasHapusHi, i think that i noticed you visited my site so i got here to “return the favor”.I am attempting to find issues to improve my site!I guess its good enough to make use of a few of your ideas!!
BalasHapusI see something really special in this internet site.
BalasHapusBlack on black in the Charger I'm creepin' Rub me the right way, you might get a genie B.o.B, black Houdini
BalasHapusDon’t wear seat belts lest you drown in you own urine?
BalasHapus