DOSEN IAIN JEMBER KELUARKAN MAHASISWA
beritajember.com- seorang dosen rela berada di ruang terbuka demi efektifitas pembelajaran bagi anak didiknya (mahasiswanya).
Hal ini dilakukan oleh salah satu dosen IAIN jember dalam menerapkan teori manajemen pengelolaan kelas dan manajemen pengelolaan media pembelajran.
Sebagaimana dikatakan oleh zainal anshori Spd.i Mpd.i dosen pengampu sejarah pendidikan di fakultas tarbiyah "ini salah satu bentuk bagaimana kami menerapkan teori2 yang ada di dunia pendidikan, ini merupakan aplikasi dari teori manajemen pengelolaan kelas dan manajemen pengelolaan media pembelajaran" katanya.
Dosen pengampu lima matakuliah ini juga menegaskan kalau pembelajaran di dalam kelas terus menerus mahasiswa akan merasa jenuh.
Sutrisno koordinator kelas A1 fakultas tarbiyah membenarkan kalau belajar di luar kelas sangat menyenangkan "iya mas kalao di luar kelas lebih menyenangkan, asyik, lebih inspiratif dan membuat nuansa pembelajaran tidak jenuh". Katanya.
Dosen asal situbondo ini berharap bahawa metode pembelajaran yang dilakukannya dapat membuat mahasiswa lebih sereus dalam belajarnya terutama dalam penguasaan materi2 yang dibahasnya.
Ansori juga berencana untuk mengajak 41 mahasiswanya di semester dua jurusan pendidikan agama islam (PAI) ini belajar di luar area kampus. Sebab menurut dia selain belajar secara teoritis mahasiswa juga bisa langsung menerapkan teori yang dipelajarinya selama di kampus. Tandasnya.
Penulis : Sofi
Editor : A'ank

1. Judul berita ngawur, karena tidak sesuai dengan konten berita. Terlalu bombastia dan menyesatkan pembaca yang menganggap terjadi DO bagi mahasiswa.
BalasHapus2. Banyak typo dan tidak baku. Dari penulisan gelar, nama narasumber, tiap paragraf hampir ada typo.
3. Penulisan yang tidak sesuai fakta. Sejarah pendidikan bicara manajemen pengelolaan kelas. Lalu, apa korelasi pengampu lima mata kuliah sebagai bukti kehebatan pengelolaan pendidikan dengan minimnya tenaga pengajar di IAIN Jember?
4. Harapan pembelajaran di luar kelas agar mahasiswa lebih serius. Saya khawatir jika itu sebagai pelarian dari kelas yang sempit, panas, bangku kuliah yang kurang, terlebih dengan jumlah mahasiswa empat puluh lebih.
5. Media ini seharusnya lebih berhati-hati dan tidak hanya mengejar bombastis. Kalau ingin bombastis saran saya buat tandingan dengan tujuh hal aneh di dunia. Terlebih menyesatkan pembacanya.
I see you don't monetize your site, i know how to earn some extra money and get more visitors using one simple method, just search in google for; How to monetize a blog Twardziel advices
BalasHapus