n1FhaZjCYZ9zOTCsr18afCIBJB9nC32SGq0Mney0
SEORANG KAKEK IKUT UJIAN NASIONAL

Iklan Billboard 970x250

Free Download Blogger Template High CTR AdSense

SEORANG KAKEK IKUT UJIAN NASIONAL

image


Gambar diambil dari situs liputan6. Com

beritajember.com- pendidikan merupakan aktivitas transfer pemahaman dari pendidik terhadap peserta didik. Pendidikan merupakan ruh bagi peradaban hidup sebuah bangsa. Dalam unndang-undang no.20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 1 ayat 4 "peserta didik adalah anggota masyarakat yang brusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pebelajaran yang tetsedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu".

Redaksi pasal ini merupakan dasar bagi semua elemen masyarakat yang ingin mengaktulisasikan dirinya dalam segala aspek kehidupan. Secara umum di dalam dunia pendidikan terdapat wajib belajar 9 tahun. Jenjang sekolah dasar 6 tahun dan tingkat lanjut 3 tahun lamanya. Semua peserta didik di dalamnya adalah para anak-anak berusia rata-rata 15-16 tahun. Itu usia efektif dan produktif di jenjang pendidikan.
Namun di tahun 2016 ini dunia pendidikan memiliki sejarah baru. Sebab pendidikan yang semestinya dijalani oleh para anak-anak dan remaja di kota Bogor malah seirang kakek berusia 61 tahun tampak sereus mengerjakan soal-soal ujian nasional sebagaimana dilansir liputan6.com.

Kakek yang diketahui bernama Ardi Yusuf masih sangat antusias mengikuti ujian kejar paket C setara SMA.
Pernyataan Ardi Yusuf perlu dijadikan motivasi bagi dunia pendidikan. Berikut pernyataannya seperti dikutip dari liputan6.com "ya harus tetap semangat, namanya pendidikan itu penting meski sudah tua" katanya.

Lelaki yang kesehariannya berjualan sembako itu bertekad untuk mendapat ijazah setara SMA hanya karena ingin memotivasi anak2 muda agar semangat belajar dengan serius dan tidak mudah membeli ijazah palsu.

Laki-laki bercucu tiga ini mengaku gemar membaca dalam kesehariannya mulai dari koran, buku pelajaran dan sebaginya. (Liputan6.com)

Hal ini merupakan contoh bagi generasi bangsa agar tetap semangat dalam dunia pendidikan. Apalagi bagi mahasiswa yang menjadi agen of control, agen of change dan agen of analisis.

Masih kah kita mau malas dengan posisi kita di dalam dunia pendidikan...?

Penulis : is
Editor : mfb/o2
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar